Breaking News
Loading...
  • Fokus
  • Analisa Forex
  • Tutorial Forex

Fokus


Tutorial Photoshop keren Tutorial Photoshop keren
Tutorial Photoshop keren Tutorial Photoshop keren

Game Reviews

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Agustus 2010
Terbentuknya Avenged Sevenfold

Terbentuknya Avenged Sevenfold



Avenged Sevenfold terbentuk pada tahun 1999 di Orange County, California. Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings, tetapi setelah gitaris Synyster Gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopeless Records. Lagu “To End The Rapture” juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates.
City of Evil (2005-2007)

Tahun 2005, Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of Evil tepatnya pada tanggal 8 Juni, 2005. Hits single Bat Country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country.
Avenged Sevenfold (2007-saat ini)

Tahun 2007, mereka kembali masuk studio untuk merekam lagu terbaru mereka untuk studio album ke-5 mereka. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, dan sempat mampir di Indonesia dan memainkan lagu mereka pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost Easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk Jogjakarta Endang Soekamti didaulat menjadi band pembuka. Tahun 2008 ini, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour Taste of Chaos bersama dengan Bullet for My Valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot Pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka. Tanggal 22 Oktober 2008, Avenged Sevenfold akan kembali manggung di Indonesia masih dengan event organizer yang sama yakni Java Musikindo dan kali ini band heavy metal Jibril didaulat menjadi band pembuka.
Anggota saat ini

* M. Shadows - vokal
* Synyster Gates - gitar melodi, piano, vokal
* Zacky Vengeance - gitar ritmik, vokal
* Johnny Christ - bass, vokal
* The Rev - drum, perkusi, vokal, piano

Ciri khas
Mereka cenderung memainkan nuansa agresif pada vokal, gitar, dan drum (bass tetap statis). Dengan sentuhan yang dinamis, mau keras atau lambat, mereka tetap menggunakan harmonisasi yang luar biasa dan komposisi yang teratur. Sebut saja lagu-lagu yang sedikit melow, seperti Seize The Day dan Dear God, gitarnya tetap di drop Dm seperti halnya metal-metal kebanyakan. Kemudian, ciri khasnya selain komposisi dan drop, Syn memasukkan nuansa sweep picking (arpeggio) di hampir semua lagunya. Keindahan sweep picking yang dipadukan dengan kromatik, slide, dan teknik-teknik lainnya bisa kita dengar di lagu The Wicked End. Kemudian selain itu, tidak lupa juga sentuhan akustik yang membawa suasana seperti di Hawaii, bisa kita dengar di lagu Sidewinder. Tapi, satu lagi ciri khas yang tidak pernah lepas dari mereka, menduetkan gitar Syn dan Zacky, memakai double bass dengan tempo yang beberapa kali lipat beat-nya dari biasanya.
BLINK 182 StorY

BLINK 182 StorY



Full name: Thomas Matthew DeLonge
Wife: Jennifer DeLonge (a.k.a. Jen Jenkins)
Children: 1 girl Ava Elizabeth DeLonge (born on July 15th/2002)
Pets: German Shepherd named Grey
Current residence: Encinitas, California
Birthday: December 13th/1975
Bands that he is in(or was in): Blink 182, Box Car Racer
Hometown: Poway, California
Fact about him: When he was 15 years old, he got suspended from school for getting drunk at a basketball game.

Full name: Markus Allen Hoppus
Wife: Skye Hoppus (a.k.a. Skye Everly)
Children: 1 boy Jack Hoppus
Pets: 3 dogs Atticus, Cheesburger, and Ahi
Current residence: Encinitas, California
Birthday: March 15th/1972
Fact about him: His role model is Homer Simpson

Full name: Travis Landon Barker
Fiancee: Shanna (former miss usa)
Children: 1 boy Landon Barker
Current residence: San Diego, California
Birthday: November 14th/1975
Fact about him: He just broke his foot a couple of weeks ago which forced Blink 182 to cancel a few of their shows on thier current Australian tour. POOR TRAVIS!!!

Tur resmi pertama mereka dihiasi dengan kejadian ga enak. Scott Raynor dikeluarin dari band karena drugs and alcohol habit-nya yang udah parah (taukan lagu Man Overboard, nah ntuh sebenernya alasan kenapa mereka nge-kick Scott). Ketika mulai kebingungan mencari penggantinya Scoot, kebetulan saat itu Blink 182 tur dengan band pembuka namanya THE AQUABATS. Mungkin emang udah jodoh, tau Blink lagi ga punya drumer, dengan cuek bebek dan wajah sok-sok imut sambil jalan plengkang-plengkeng si drumer Aquabats PD aja nawarin diri ngisi posisinya Scott. Tau Siapa Dia…? Drumer itu, tak lain dan tak bukan adalah ORLANDO CooL eh,,,bukan2 TRAVIS BARKER
Mungkin seperti ini dialognya…..

Trav : Hai Fren katanya lagi nyari Tukang Gebuk yah?

Tom : Iya neh tonk,si Scott payah tepar mulu. Emang loe bisa?

Trav : BAGh!!!Jangankan lagu Blink, lagu engkongnya Blink gw sikat!!!Sekalian aja sini lagu Blink gw mainin ama tanjidor (Lom tau neh bocah sape gw — maki Travis dalam hati)

Tom : Cape deh ni landak!!! Tapi gaya lo bole jga tonk. Coba deh lo mainin lagu kita

Trav : No Problem Bro, sape atYut..!!!

mark : Tom...ngpaen lo ngobrol2 ama preman pasar??

Trav : Muke gile loe...ati2 loe ngomonk,blon pernah di hajar pake cimbal loe??

Tom : sssssstttt...udah2,nih tonk lu pake earphonenya!!!

Lalu dia dengerin lagu mereka, dan bukan sulap bukan sihir hanya dalam tempo 30 menit si BONES udah bisa maenin semua lagunya Blink…Benar-benar jenius,emank ga ada matee nya!!!!!

Awalnya si Travis cuma sebagai aditional player. Mungkin karena takut ama tatoo dan model rambutnya si The Baron Von Tito, akhirnya Tom dan Mark resmi mengangkat Travis sebagai Drumer Blink 182. [The Baron Von Tito adalah nama panggung Travis di The Aquabats]
Kamis, 19 Agustus 2010
Sejarah Linkin Park

Sejarah Linkin Park


PERSONIL LINKIN PARK :
Chester Bennington
Rob Bourdon
Brad Delson
Joe Hahn
Phoenix
Mike Shinoda
================================================================
Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personilnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.

Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu, Hybrid Theory menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang bertajuk Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping

Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Nama itu diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park.

ALBUM-ALBUM LINKIN PARK :

-Hybrid Theory
Linkin Park meluncurkan album pertamanya, Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru High Voltage dan My December (lagu).

Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.

-Meteora
Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.

Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.

Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.

-Proyek Sampingan
Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".

Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise. Lalu, Linkin Park pergi ke Jepang tahun 2006 untuk mengikuti festival musik populer di Jepang, yaitu Summer Sonic.

-Minutes to Midnight
Pada tahun 2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.

Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personil Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park akan merilis singel "Shadow of the Day".

Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat dan di Inggris mencapai posisi 20.

Album Lainnya

- Live In Texas - 18 November 2003
- Road to Revolution - 24 November 2008
- Songs From The Undergroud - 27 November 2008

Remixes
- Reanimation - 30 Juli 2002
- Collision Course - 30 November 2004

ALIRAN MUSIK :
Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.

Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu.

Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.
Sejarah Gun N Roses

Sejarah Gun N Roses


Guns N' Roses mendapatkan sound gabungan hard rock/heavy metal gaya Led Zeppelin dan Aerosmith dengan keindahan blues dan country gaya Rolling Stones. Di era hair metal akhir 80an dimana band-band memainkan musik sederhana dengan mengandalkan wajah-wajah manis, Guns N' Roses memainkan musik rock yang kompleks dan "jelek", dan menyingkirkan wajah-wajah manis berdandanan tersebut dari kancah rock. Bad attitude yang mereka proyeksikan menyebalkan banyak pihak namun memenangkan massa penggemar yang sangat besar. Bahaya kerusuhan dalam konser mereka menciptakan mereka julukan "band paling berbahaya di dunia". Dengan tren musik yang mengarah ke hip hop, Guns N' Roses merupakan band legendaris rock & roll terakhir.

Band dibentuk tahun 1985 di Los Angeles oleh penyanyi Axl Rose, gitaris Tracii Guns, gitaris Izzy Stradlin, bassist Ole Beich (kemudian diganti Duff McKagan) dan drummer Rob Gardner. Nama diambil dari gabungan dua band yang mereka main sebelumnya - Hollywood Rose dan L.A. Guns. Sewaktu Tracii Guns dan Rob Gardner berhadangan datang ke salah satu show di Seattle, Rose mengajak gitaris Slash dan drummer Steven Adler yang baru dia kenal untuk bergabung. Tahun berikutnya, Slash dan Adler resmi bergabung dan membentukkan formasi Guns N' Roses yang paling terkenal.

Band menendatangani kontrak dengan Geffen Records dan album debut Appetite for Destruction dirilis Agustus 1987. Sewaktu dirilis, single "Welcome to the Jungle" kurang diminati, tapi setelah bos Geffen Records David Geffen menelepon MTV untuk meminta penambahan waktu penayangan, "Welcome to the Jungle" di-request terus-menerus. Single kedua ,"Sweet Child of Mine", mendapatkan penayangan berat baik radio maupun MTV dan menjadi smash hit. "Welcome to the Jungle" kemudian dirilis ulang dan sewaktu "Paradise City" muncul, album sudah mencapai no. 1 berkat tur yang sukses. Baik "Welcome to the Jungle", "Sweet Child O' Mine" dan "Paradise City" ketiga-tiganya menjadi single top 10. Sampai hari ini, Appetite for Destruction telah terjual 20 juta unit lebih dan menjadi album debut terlaris sepanjang masa. Cover album asli terdapat ilustrasi surreal berakhirnya sebuah pemerkosaan. Setelah diprotes, desain diganti dan unit yang terlanjur dijual menjadi barang koleksi langka.

Tahun 1988, Guns N' Roses diundang untuk tampil di Monster of Rock Festival di Castle Donington, Inggris bersama Megadeth, KISS dan Iron Maiden. Sewaktu Guns N' Roses muncul di pentas, 100.000 penonton mulai melompat dan mendesak kedepan sampai dua penonton terinjak mati. Band meneruskan permainan karena tidak mengetahui insiden itu. Guns N' Roses menjadi bintang dalam festival tersebut dengan penampilan luar biasa.

Perilaku anggota band selalu menjadi sorotan media. McKagan, Slash dan Adler sering terlihat teler diatas dan dibawah panggung. Slash dan McKagan bahkan muncul di American Music Awards bergaya mabuk dan mengucapkan kata kasar. Geffen Records meminta perilaku mereka diperbaiki. Rose juga mengancam akan membubarkan band jika mereka terus-menerus mabuk dan mengonsumsi obat secara berat.

Tahun itu juga mereka rilis EP G N' R Lies, yang separuh dari album merupakan rekaman live dari EP Live ?!*@ Like a Suicide yang dirilis tahun 1986 dan separuhnya lagi berisi lagu-lagu akustik.

Tahun 1990, Guns N' Roses kembali ke studio untuk merekam album baru yang berambisi besar. Selama sessi rekaman, drummer Steven Adler tidak sanggup menjalankan tugasnya akibat kecanduan cocaine dan heroin dan dipecat. Posisinya diganti Matt Sorum, drummer The Cult. Disaat yang sama, keyboardist Dizzy Reed masuk sebagai anggota penuh. Band merekam materi yang cukup banyak untuk sebuah album ganda, tapi kemudian memutuskan merilis Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II secara individual. Tahun 1991, Use Your Illusion I naik ke posisi 2 di chart dan Use Your Illusion II naik ke posisi 1. Menyusul peluncuran album, band menjalankan tur yang panjang dan sukses hingga 1993.

Tahun 1991, Izzy Stradlin mengundurkan diri dari band karena tidak cocok lagi dengan Rose. Dia diganti gitaris dari Los Angeles Gilby Clarke. Namun setelah The Spaghetti Incident dirilis, Gilby Clarke juga meninggalkan band. Band kemudian merekam "Sympathy for the Devil" dari Rolling Stones untuk soundtrack film Interview with the Vampire. Rose memasuki teman lamanya, Paul Tobias, untuk mengisi posisi Clarke. Tobias memasuki solo gitarnya sebagai mix final lagu tersebut dan membuat Slash tersinggung. Slash akhirnya keluar dari band pada tahun 1996 dan posisinya diganti Robin Finck. Tahun berikutnya, drummer Matt Sorum juga dipecat setelah bertengkar dengan Rose dan dinyusul perginya Duff McKagan. Saat itu, Rose ditinggal menjadi anggota tunggal Guns N' Roses.

Tahun 1998, Axl Rose kembali ke studio dengan gitaris Robin Finck (eks Nine Inch Nails), gitaris Paul Tobias, bassist Tommy Stinson (eks The Replacements), keyboardist Dizzy Reed, drummer Josh Freese (The Vandals) dan ahli sound effect Chris Pitman. Tahun 1999 mereka rilis lagu "Oh My God" untuk soundtrack film End of Days. "Oh My God" direncanakan berfungsi sebagai lagu perkenalan album baru Chinese Democracy, namun album tersebut tidak kunjung selesai dan sampai hari ini sudah memakan waktu lebih dari 10 tahun dan biaya 13 juta dollar AS.

Ahli gitar avant-garde, Buckethead, bergabung dengan Guns N' Roses untuk bertampil di konser Las Vegas dan Rock in Rio Festival pada 2001. Paul Tobias meninggalkan band karena frustasi atas penundaan album yang tiada batasnya dan posisinya diisi Richard Fortus (eks Psychedelic Furs). Tahun 2002, band menjadi headline di beberapa festival dan konser di Asia dan Eropa, dan kemudian sebuah tur di Amerika untuk mendukung Chinese Democracy. Maret 2004, Buckethead meninggalkan band sehingga band harus membatalkan jadwal mereka di Rock in Rio pada Mei 2004.
Pebruari 2006, beberapa demo Guns N' Roses yang berjudul "Better", "Catcher In The Rye", "I.R.S." dan "There Was a Time" bocor ke internet. Bulan itu juga, band mengumumkan akan memulai tur ke Eropa bulan Mei untuk menjadi headline di Download Festival dan Rock in Rio. Sebelum berangkat ke Eropa, empat pertunjukan pemanasan dilakukan di kota New York, dengan Bumblefoot bergabung menjadi lead guitarist menggantikan posisi Buckethead. Sewaktu di New York, Rose muncul dalam acara radio.

Friday Night Rock dan mengungkapkan Chinese Democracy akan dirilis musim gugur 2006 dan disertai tur Amerika.
Jumat, 05 Maret 2010
no image

Sejarah Red Hot Chili Paper

Personil : Michael Balzary (Flea), Anthony Kiedis, John Frusciante, Chad Smith
Asal : Los Angeles, California, USA
Tahun aktif : 1983-present
Jenis musik : Alternative rock, Funk-rock, Funk-metal

Perusahaan rekaman musik EMI Records (1983-1990)
Warner Bros. Records (1991-present)
Anggota Anthony Kiedis
Michael Balzary ("Flea")
Chad Smith
John Frusciante

Red Hot Chili Peppers (lebih dikenal RHCP) adalah kelompok musik rock berbasis di California yang didirikan oleh vokalis Anthony Kiedis, bassist Michael Balzary (dikenal sebagai Flea), almarhum gitaris Hillel Slovak, vokalis dan drummer 'Cho' Laws, dan drummer Jack Irons pada 1983. Saat ini anggotanya terdiri dari Kiedis, Balzary, gitaris John Frusciante dan drummer Chad Smith. Mantan-mantan anggota termasuk Dix Denney, Jack Sherman, Cliff Martinez, Dwayne "Blackbird" McKnight, D.H. Peligro, Arik Marshall, Jesse Tobias, dan Dave Navarro.

RHCP telah mengeluarkan sembilan album studio, sembilan #1 modern rock hits, dan telah menjual hampir 50 juta keping album di dunia (37 juta terjual untuk ketiga album Blood Sugar Sex Magik, Californication dan By the Way).


Sejarah

Red Hot Chili Peppers (mulanya Tony Flow and the Miraculously Majestic Masters of Mayhem) didirikan pada 1983 oleh alumni Fairfax High School Michael "Flea" Balzary (bass), Anthony Kiedis (vocals), Jack Irons (drums), dan Hillel Slovak (guitar) mulanya hanya untuk 1 kali pentas. Setelah menjadi terkenal di Los Angeles, mereka menandatangani kontrak rekaman dengan EMI.

Irons dan Slovak menganggap band tersebut sebagai proyek sampingan, dan meninggalkan RHCP sebelum album perdana mereka untuk menekuni band asal mereka What Is This?. Album Red Hot Chili Peppers diterbitkan pada 1984 dan direkam dengan Jack Sherman pada gitar dan Cliff Martinéz pada drums dan produser Andy Gill dari Gang of Four namun tidak berhasil secara penjualan. Karena pertengkaran dalam tur, Sherman hengkang dan Slovak masuk kembali.

George Clinton dari Parliament-Funkadelic menjadi produser album kedua mereka Freaky Styley pada 1985. Martinéz dipecat setelah album ini keluar dan Jack Irons bergabung kembali pada 1986. Pada saat ini mereka mulai menggunakan narkotika.

Album mereka selanjutnya, yang masuk ke Billboard Top 200, adalah The Uplift Mofo Party Plan pada 1988 dengan produser Michael Beinhorn. Ini adalah satu-satunya album dengan keempat anggota awal. Dalam tur, Slovak semakin kecanduan obat-obatan dan ia akhirnya overdosis heroin pada 25 Juni 1988 dalam sebuah tur di Eropa. Jack Irons kembali cabut dan bergabung dengan Pearl Jam dan Eleven.

Setelah pengganti sementara drummer Dead Kennedys D.H. Peligro dan mantan gitaris P-Funk DeWayne "Blackbyrd" McKnight, mereka akhirnya menemukan Chad Smith dan John Frusciante untuk merekam album selanjutnya, Mother's Milk, yang diterbitkan pada Agustus 1989. Album ini mencapai #52 di AS, yang tertinggi bagi mereka saat itu.

Pada 1990 mereka pindah ke Warner Brothers Records. Rick Rubin menjadi produser album kelima mereka Blood Sugar Sex Magik, yang menghasilkan banyak hit dan terjual 7 juta keping di AS. Single "Give it Away" memenangkan Grammy award pada 1992 untuk "Best Hard Rock Performance With Vocal", dan single-single lainnya adalah "Breaking the Girl", "Suck My Kiss", dan "Under the Bridge". Blood Sugar Sex Magik masuk ke nomor 310 dalam daftar Rolling Stone magazine The 500 Greatest Albums of All Time, dan pada 1992 mencapai # 3 di AS.

Masalah obat-obatan kembali menghadang mereka dan Frusciante keluar dari band pada Mei 1992. Setelah menggantikannya dengan Arik Marshall dan Jesse Tobias dari Mother Tongue, mantan gitaris Jane's Addiction Dave Navarro digaet untuk merekam album One Hot Minute. Album ini juga terjual 5 juta keping dan bertahan di tangga album selama 55 minggu.
Setelah Navarro dipecat pada 1997, John Frusciante kembali dan mereka merekam Californication. Album ini lebih berhasil daripada BSSM dan terjual 15 juta keping. Lagu-lagu hit dari album ini adalah "Scar Tissue", "Otherside", dan "Californication". Pada 2001 mereka menerbitkan By the Way pada 9 Juli 2002. Album ini terjual 700.000 keping pada minggu pertama dan menghasilkan lagu-lagu hit "By the Way", "The Zephyr Song", "Can't Stop", "Dosed", dan "Universally Speaking"
no image

Sejarah My CHEMICAL Romance

Mcr terbentuk di New Jersey, aliran band yang satu ini bisa dibilang emo-rock (sebenarnya mereka menolak bila beraliran emo) meskipun terdapat sedikit unsur pop di dalamnya. Kebanyakan lagu mereka Keras, cepat,dan agresif, namun juga ada yang juga melodik (yah,kayak2 musik pop gitu lah).


Di awal tahun 2000, Gerard way (vokal) dan Mat Pelisier (dram) jalan bareng bwat nyiptain beberapa lagu, lagu pertama mereka adalah "Skylines and Turnstiles" (lagu yang mengisahkan perjalanan mereka di new york) dan juga serangan 9/11). Gerard dan Pelisier merasa puas pada lagu tersebut dan mulai mengajak Ray toro (gitar) untuk bergabung bersama. FOrmasi ini semakin solid dengan masuknya adik Gerard Way ,Mikey Way (bas) serta diikurti Frank Iero (gitar), Bersama, McR manggung di North East Corridor kemudian disusul dengan lahirnya albu pertama mereka.

2002, Eyeball records (perushaan rekaman indie) meluncurkan album pertama McR "I Brought You my Bullets, You Brought Me Your Love" sekedar informasi, album tersebut di produseri oleh Geoff Rickly (vokalis band Thursday). McR waktu itu sering di banding2kan dengan Thursday, mereka dibanding2kan karena berbagai alasan; lirik,sama2 dari New Jersey,lirik2 yang konfessional,dan sama2 berada dibawah perusahaan rekaman yang sama. Meski begitu, Thursday bukan satu-satunya inspirasi bagi McR ,band-band yang berpengaruh besar bagi McR adalah: Morrison,The Cure,The Smashing Pumpkins, dan The Misfits.

Dilihat dari segi lirik, "I Brought you my Bullets,and You Brought Me your Love" terdengan sangat gelap, dan mencerminkan rasa sakit dan depresi yang mendalam.lagu2 nya antara lain ;"Honey, This Mirror Isn't Big Enough for the Two of Us," "Drowning Lessons," "Headfirst for Halos," "Our Lady of Sorrows,"disusul "Vampires Will Never Hurt You". Setahun kemudian (2003) Mcr direkrut oleh perusahaan rekaman raksasa "Warner Bros".

Album kedua yang banyak dikatakan oleh sebagian besar orang beraloran emo "Three Cheers For Sweet Revenge" sukses meledak dipasaran (DUAR!!heehe) dengan Hit-singlenya "helena" McR sukses konser di seluruh belahan dunia, bahkan Helena sukses jadi lagu yang paling populer dan menjadi Ballad.disusul dengan "The Ghost Of You","Im Not Okay",dan "Thank For the Venom"

Kini dengan senjata baru mereka "The Black Parade", McR seolah ingin meninggalkan kesan "emo" dalam diri mereka meskipun di album ini juga ada sedikit unsur "dark".Memang, Welcome To The Black Parade sukses dipasaran tapi menurut aku lagu2 di album ini tetap kurang "bunyi" atau kurang keras bila dibandingkan dengan 2 album sebelumnya.Dengan Personel yang kompak (belum pernah ganti) kita harapkan McR bisa lebih berkembang di album selanjutnya.
no image

Tentang Alesana



Pertama kali liat video klipnya Ambrosia saya terheran sekali, awalnya dikira musik pop / kalem. Setting tempat nya aja di taman dan dengan hiasan bunga-bunga yang ada disekitar itu. Tapi ternyata teriakannya ngagetin orang sekampung (kalau distel high volume) haha. Ga nyangka, dengan aliran musik kayak gitu ternyata sekarang penggemar Alesana makin banyak aja, termasuk Indonesia.

Genre / aliran asli alesana sendiri adalah post-hardcore, namun banyak yang menyebutkan bahwa Alesana sebagai icon musik emo dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Tapi yang jelas mereka menciptakan lirik lagu yang dalam.

Kalau kalian perhatiin, mereka mempunyai khas dan keunikan tersendiri dalam bermusik terutama kombinasi vokal. Suara kalem yang bermelodi seperti kebanyakan alternative music, dipadukan dengan teriakan nyaring. Serta ada juga growl / teriakan seperti yang sering kita dengar di musik hardcore.

Alesana (sebenarnya di ambil dari kata alice-anna) yang berasal dari Raleigh, North Carolina, USA pastinya. Berdiri sejak tahun 2004. Karya yang udah mereka buat satu EP, 7 compilations, dan 2 full album, dan satu cd produced tour.
Walaupun para personil band pertama ketemu di Baltimore, Maryland, Tapi band ini resmi dibentuk October 2004 di Raleigh, North Carolina, dan cepat terkenal menjadi artis lokal.. mungkin mank musiknya yg asyik and ma screamnya yg halus memank band seperti ini cepat sekali disukai dan uniknya alesana memakai 3 gitaris(tp pada saat itu masih 2). Alesana adalah yg pertama bergabung dengan Tragic Hero Records in 2005, dan merilis debut pertama mereka EP, Try This With Your Eyes Closed, Juni pada tahun itu. mereka tour Amerika, termasuk kehadirannya di Cornerstone Festival, 2006, dan menambah drummer adan seorang gitaris additional gitaris/vokalis pada formasi mereka.

Mereka mengerjakan full album Frail Wings of Vanity and Wax,pada musim panas 2006.banyak dr lagu mereka terinspirasi pada mitologi yunani kuno. akhir 2006, mereka bergabung Fearless Records, dan siap merilis LP pd maret 2007 , On Frail Wings of Vanity and Wax di chart Billboard Heatseekers chart, bertahan di #44.

Current members
* Shawn Milke - Vocals/Guitar/Piano (2004-present)
* Dennis Lee - Lead Vocals(2004-present)
* Patrick Thompson - Guitar (2004-present)
* Adam Ferguson - Guitar/Vocals (2005-present)
* Jeremy Bryan - Drums (2005-present)
* Shane Crump- Bass/vocals (2007-present)

Former members
* Steven Tomany - Bass (2005-2007)
* Daniel Magnuson - Drums (2004-2005)
no image

Audioslave - Like A Stone (choird)

Am G
On a cobweb afternoon
E F
In a room full of emptiness
Am G
By a freeway I confess
E F
I was lost in the pages
Am G
Of a book full of death
E F
Reading how we’ll die alone
Am G
And if we’re good we’ll lay to rest
E F
Anywhere we want to go
Chord Like A Stone
(chorus)
Am C G Am
In your house I long to be
Am C G Am
Room by room patiently
Am F Am
I’ll wait for you there
G Am F Am
Like a stone I’ll wait for you there
E
Alone

Am
On my deathbed
G
I will pray
E F
To the gods and the angels
Am G
Like a pagan to anyone
E F
Who will take me to heaven
Am G
To a place I recall
E F
I was there so long ago
Am
The sky was bruised
G
The wine was bled
E F
And there you led me on
Audioslave Like A Stone
(chorus)
Am C G Am
In your house I long to be
Am C G Am
Room by room patiently
Am F Am
I’ll wait for you there
G Am F Am
Like a stone I’ll wait for you there
E E
Alone,Alone…….
Audioslave Like A Stone
F C
And on I read
E F
Until the day was done
Fm Dm7
And I sat in regret
E Am
Of all the things I’ve done
F C
For all that I’ve blessed
E F
And all that I’ve wronged
Fm Dm7
In dreams until my death
E
I will wander on
no image

My Chemical Romance Ditinggal Drummernya


Drummer Bob Bryar telah berhenti secara resmi dari My Chemical Romance.

Band membuat pengumuman di situs Web mereka dan menjelaskan bahwa Bryar benar-benar meninggalkan MCR empat minggu lalu. Dalam pesan singkat diposting pada website mereka, anggota-anggota lain dari My Chemical Romance Bryar berharap semua yang terbaik tetapi tidak mengungkapkan alasan keluarnya atau siapa yang akan menggantikan dia.

"Akhir-akhir ini tampak seolah-olah setiap kali kita menulis kepada kalian sepertinya kami punya kabar buruk, dan kami mohon maaf untuk itu, tapi kita sudah belajar dalam hidup anda tidak dapat memiliki manis tanpa asam," tulis gitaris Frank Iero.

"Seperti yang terjadi dari 4 minggu yang lalu, My Chemical Romance dan Bob Bryar berpisah. Ini adalah sebuah keputusan yang menyakitkan bagi kita semua untuk membuat dan tidak dianggap remeh. Kami ingin dia yang terbaik dari keberuntungan di masa depan usaha dan mengharapkan anda semua untuk melakukan yang sama."

Bryar awalnya digantikan mantan drummer Matt Pelissier pada tahun 2004.

"Kami telah menulis beberapa lagu baru yang sangat powerful," katanya. "Jadi minggu ini kami berempat memasuki studio sekali lagi, dan apa yang telah berakhir di rekaman setiap malam adalah beberapa pekerjaan yang paling menarik dan tulus yang pernah kami lakukan." (kad/ugc)

Source : Chordfrenzy
Minggu, 28 Februari 2010
no image

Drummer Dream Theater Bermain Untuk The Rev



Kemarin Avenged Sevenfold mengeluarkan statement :

"Kami ingin fans kami tahu bahwa dengan Jimmy selalu ada di dalam hati kami, perjalanan kami untuk rekaman resmi segera dimulai. Jimmy meninggalkan dunia ini dengan memberikan hadiah yang mengagumkan dan sekarang sudah menjadi tugas kami untuk memastikan hadiah itu untuk untuk sampai kepada para fans kami.

"Kami mengajak drummer favorit Jimmy, Mike Portnoy untuk bermain atas nama Jimmy di rekaman ini, Mike mengatakan bahwa itu adalah suatu kehormatan dan tidak diragukan lagi inilah yang Jimmy inginkan. Ini sangat menyenangkan untuk kami, karena Mike adalah salah satu drummer terbaik di dunia, suatu kehormatan untuk mengisi posisi Rev.

"Meskipun tidak akan pernah sama tanpa Jimmy di pihak kami, tapi esensi Jimmy akan tinggal di hati kami dan melalui musik yg telah dia ciptakan bersama kami. DIa adalah seorang legenda sebelum sukses yang kami raih, dan kami benar-benar senang untuk melakukan ini untuk Jimmy dan para fans kami.

Avenged Sevenfold"

Untuk menyelesaikan album baru mereka tersebut, A7X ini merekrut drummer Dream Theater, Mike Portnoy, drummer favorit Jimmy Sullivan seperti yang disebutkan di atas.


Jimmy "The Rev" Sullivan meninggal pada 28 Desember 2009 dan laporan toksikologi yang didapat sangat tidak meyakinkan. Jimmy dibaringkan untuk beristirahat di liang lahat pada tanggal 6 Januari 2010, dengan lebih dari 600 tamu termasuk Lostprophets dan Brian Haner Sr.(kad/ugc)
no image

Sublime With Rome


Sublime was an American reggae fusion band from Long Beach, California, formed in 1988.[1] The band's original line-up consisted of Bradley Nowell (vocals and guitar), Bud Gaugh (drums and percussion), and Eric Wilson (bass guitar). Lou Dog, Nowell's dalmatian, was the mascot of the band. Nowell died of a heroin overdose in 1996 and Sublime immediately split up.[2] In 2009, the surviving members decided to reform the band with a new lead singer and guitarist Rome Ramirez.[3] However, weeks after performing at Cypress Hill's Smokeout Festival, a Los Angeles judge banned the new lineup from using the Sublime name. Finally in January 2010, the lawsuit was settled and the new lineup is now active as Sublime with Rome.

To date, Sublime has released three studio albums, one live album, five compilation albums, three EPs and one box set. The band released its debut album 40 Oz. to Freedom in 1992. Although the album was quite popular in the United States, Sublime would not experience commercial success until 1996 with their self-titled third album, released shortly after Nowell's death, which peaked at number 13 on the Billboard 200, and spawned the single "What I Got", which remains the band's only number one hit single (on the Billboard Alternative Songs chart) in their musical career. As of 2009, Sublime has sold over 17 million albums worldwide,[4] including about 10 million in the U.S. alone.
Rabu, 24 Februari 2010
no image

MegaDeth Biography


Megadeth After he left Metallica in 1983, guitarist/vocalist Dave Mustaine formed the thrash metal quartet Megadeth. Though Megadeth followed the basic blueprint of Metallica's relentless attack, Mustaine's group distinguished themselves from his earlier band by lessening the progressive rock influences, adding an emphasis on instrumental skills, speeding the tempo up slightly, and making the instrumental attack harsher. By streamlining the classic thrash metal approach and making the music more threatening, as well as making the lyrics more nihilistic, Megadeth became one of the leading bands of the genre during the mid-'80s and late '80s. Each album they released went at least gold, and they continually sold out arenas across America, in addition to developing a strong following overseas. By the early '90s, they had toned their music down slightly, yet that simply increased their following; all of their proper '90s albums debuted in the Top Ten.

Throughout Megadeth's many lineup changes, the two core members were bassist Dave Ellefson and guitarist/vocalist Dave Mustaine (b. September 13, 1961), who was the band's official leader. Mustaine grew up in the suburbs of Southern California, where he was raised by his mother in a broken home; frequently, his mother left him to be raised by aunts and uncles, who never encouraged his musical inclinations and often belittled him for his fondness for heavy metal. In 1981, he formed Metallica with James Hetfield and Lars Ulrich. Mustaine spent two years with Metallica, developing a strong cult following in California's underground metal scene, before he was kicked out of the group in 1983, allegedly over his substance abuse. Immediately following his firing, he formed Megadeth with Ellefson, Slayer guitarist Kerry King, and drummer Lee Rauch. This lineup was extremely short-lived, and Mustaine and Ellefson soon recruited guitarist Chris Poland and drummer Gar Samuelson.

For the next few years, Megadeth toured and gained a following, signing with the independent label Combat in late 1984. The following year, the group released their debut, Killing Is My Business...And Business Is Good!, which received strong reviews, not only in metal-oriented publications, but also in mainstream music magazines. The album sold very well for an independent release, which attracted the attention of major record labels. By the end of the year, the group had signed with Capitol. Megadeth's first major-label album, Peace Sells...But Who's Buying?, was released in the fall of 1986. Like its predecessor, Peace Sells was greeted by strong reviews and sales; it eventually went platinum.

Although the band's fortunes were on the upswing, Mustaine was beginning to sink deeper into drug abuse, specifically heroin. Soon, his addictions began to affect his work. Many stories concerning his erratic behavior were circulating within the metal community, and they seemed to be proven correct when he fired both Poland and Samuelson before the recording of the band's third album; they were replaced by Jeff Young and Chuck Behler, respectively. The new lineup debuted on So Far, So Good...So What!, released early in 1988. So Far, So Good peaked at number 28 on the charts and also eventually went platinum (despite less enthusiastic reviews); it also featured a notorious cover of the Sex Pistols' "Anarchy in the UK," with incorrect lyrics.

In the years immediately following the release of So Far, So Good...So What!, Mustaine was impaired by his drug addictions. In early 1990, he was arrested for driving under the influence and entered a rehabilitation program. By the end of the year, he was not only sober, but he had reconvened the band; firing Young and Behler and replacing them with guitarist Marty Friedman and drummer Nick Menza. This lineup recorded Megadeth's fourth and most progressive album, Rust in Peace. The record peaked at number 23 on the American charts and went platinum. 1991 saw Metallica break through to the mainstream, and sensing the possibility for similar success, Mustaine followed suit in stripping down the band's sound, though it remained as technically perfectionistic as Rust in Peace. The result, Countdown to Extinction, was released in 1992, entering the charts at number two; the record went double-platinum and became the band's biggest hit, confirming that they had retained their audience in the wake of grunge. Now one of the most popular metal bands in the world, Megadeth moved farther toward the mainstream with Youthanasia in 1994, which entered the charts at number four and, like its predecessor, went platinum. The following year, the group released Hidden Treasures, a rarities collection which featured some of the soundtrack tunes that had helped expand the group's MTV audience in the early '90s. 1997's Cryptic Writings found Megadeth fully embraced by album rock radio, which formerly would never have touched the band. Ex-Suicidal Tendencies drummer Jimmy DeGrasso signed on in 1998, in time for the following year's Risk. In 2000, following the release of the best-of Capitol Punishment, Marty Friedman followed Nick Menza out the door; he was replaced by former Savatage and Alice Cooper guitarist Al Pitrelli. After signing with the BMG subsidiary Sanctuary, Megadeth debuted its new lineup on 2001's The World Needs a Hero.

While on break from touring, Dave Mustaine suffered a serious injury in January 2002 while staying in Texas. He was diagnosed with having radial neuropathy shortly thereafter, a condition that prevented him from playing guitar. The compressed radial nerves in his left arm and hand were strained, leaving Megadeth little recourse but to disband in April 2002, after almost 20 years in the music industry.
Selasa, 16 Februari 2010
Sejarah Sum 41

Sejarah Sum 41


Sum 41 adalah band yang berasal dari Ajax, Ontario, Kanada. Awalnya Sum 41 dibentuk oleh Deryck Whibley (vokal, gitar) dan Steve Jocz (drum) yang merupakan teman semasa SMA. Nama Sum 41 dipilih karena band ini dibentuk 41 hari sebelum musim panas (summer). Anggota ketiga yang masuk adalah Dave Baksh (gitar), dan yang terakhir adalah Jason McCaslin (bass) pada tahun 1999 setelah sempat berganti-ganti pemain bass. Mereka merilis album pertama mereka pada tahun 2000 yang berjudul Half Hour of Power di bawah label Island Record.
SejarahManajer pertama mereka adalah Greig Nori, vokalis Treble Charger. Deryck meminta Greig Nori untuk menjadi manajer Sum 41. Greig Nori berpendapat bahwa Deryck adalah seorang anak yang sangat berambisi menjadi bintang rock. Sebagian besar lagu Sum 41 ditulis oleh Deryck, beberapa ditulis oleh Stevo, lagu-lagu yang ditulis Stevo seperti Pain for Pleasure (All Killer No Filler) dan Ma Poubelle (Underclass Hero) biasanya adalah hanya untuk lelucon. Stevo pernah berkata di Exposed, Much Music, tanpa Deryck kita hanya band yang memainkan lagu orang lain.
Pada tahun 2004, Sum 41 mengunjungi Republik Demokratik Kongo di mana terjadi perang saudara yg merupakan inspirasi album keempat mereka, Chuck. Nama Chuck didapat dari Chuck Pelletier, seorang A.U.N yang menyelamatkan hidup mereka ketika mereka di Kongo. Pada 12 Oktober album Chuck dirilis dengan suara yang lebih keras dan tidak ada humor lagi di dalamnya. Single pertamanya "We're All To Blame" yang lebih terdengar metal daripada punk diikuti "Pieces" lagu tenang yang masuk Top Chart di Kanada dan "Some Say" singel yg hanya dirilis di Kanada bersamaan dengan "No Reason" yg videonya hanya ada di US dan Eropa.
Pada bulan Juli tahun 2006, Deryck menikah dengan Avril Lavigne, yang sudah bertunangan satu tahun sebelumnya. Sebelumnya pada tahun yang sama, gitaris Sum 41, Dave mengundurkan diri dari Sum 41. Alasannya adalah karena Dave merasa sudah tidak cocok lagi dengan musik Sum 41. Deryck pernah mengungkapkan bahwa Dave sebenarnya sudah tidak tertarik lagi dengan aliran musik Sum 41 sejak album Does This Look Infected?. Dan akhirnya setelah mendengarkan contoh lagu di album Underclass Hero, Dave memutuskan untuk mengundurkan diri dan membuat band metal yang bernama Brown Brigade.
Cone pun juga mempunyai side-project band yang bernama The Operation M.D. dan beraliran Rock-Garage-Alternative. Cone berdua dengan Todd Morse (H2O, Juliette & The Licks) memang menginkan tidak banyak distorsi di band ini. Band yang berkonsep dokter ini mengeluarkan albumnya pada bulan Februari 2007 yang berjudul "We Have an Emergency" dan hanya dijual di Kanada. Ciri khas The Operation M.D. adalah kacamata bermotif caturnya yang dipakai masing-masing personil yaitu Dr. Dynamite (Cone) dan Dr. Rocco (Todd).
Album kelima mereka keluar tanggal 24 Juli 2007 yang berjudul Underclass Hero. Di album ini mereka kembali ke aliran asal mereka. Mereka mengakui mereka sangat bersemangat dalam pembuatan album ini. Albumnya pun lebih kaya akan suara dan liriknya pun lebih bagus. Dalam tur Underclass Hero, posisi Dave akan digantikan dengan Tom Thacker yaitu vokalis dan gitaris dari grup band Gob. Saking semangatnya, mereka selalu bilang kalau mereka akan tur kemana-mana.
Senin, 15 Februari 2010
Sejarah Avenged Seven Fold

Sejarah Avenged Seven Fold

Avenged Sevenfold, in Indonesian it means revenge seven times as much, why is that? If ga tau, the same ... I also ga tau. But Avenged Sevenfold certainly keren abis, starting from the appearance personnel is fierce, big, tatoan, like market thugs, uh no market, mall aja, a city of life! In addition they have a genre that lots, ranging from rock, hardcore, metal, even to make a version Alternatively, do not forget they also make the songs somewhat muted, as Warmness on the Soul, I will not see you toningh, Seize the Day and Dear God. Now, about the song Dear God, there are some fans who lamented that Avenged Sevenfold makes the song cool kok so, when they have abiz metalcore genre ... but what happens on the contrary, the song it only made their names become more famous in the world, including Indonesia. Ranging from music lovers like rock music, alternative, pop, or even people who do not intentionally listened to this song, mostly a lot of love. Like the saying "grow a thousand dead one", now fans of the band loads.
According to the reasonable opinion of the writer, why now fans Avenged Sevenfold more and more thanks to the phenomenon Dear God is the women. Based surveys and small-scale research conducted writers, fans Avenged Sevenfold (a girl) to recognize and immediately fall in love with Avenged because of the song Dear God. Coba deh ask your womanhood (Avenged Sevenfold fans of course), "you know the song Unbound the Wild Ride ga? "And can be expected 75% her answers" what song is it? ".
But it's true this song (Dear God) is very enjoyable and touching once, what more if the computer when the mind is tired, happy, sad, or whatever. Not long ago the radios in Indonesia which muterin track This could even be a top request for weeks.

Establishment of Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold (also known as A7X), is a rock band originating from Huntington Beach, California. Avenged Sevenfold formed in 1999 in Orange County, California. First album them, Sounding the Seventh Trumpet was recorded when they were old 18. This album was released by Good Life Recordings label, but after guitarist Synyster Gates in Avenged Sevenfold, the album is released repeated with the label Hopeless Records. The song "To End The Rapture" is also recorded again, this time with added guitar Synyster Gates.
City of Evil (2005-2007)
In 2005, the United States is saturated with hip-hop and pop rampant, and Avenged Sevenfold released their album City of Evil exactly on the date of June 8, 2005. Hits a single Bat Country track metal / rock that ruled the first MTV TRL. They popularized back with a duet guitar solo guitarist Synyster Gates and Zacky Vengeance really heats moshpit area. The album received certified gold and won the title Best New Artist in a Video on MTV VMA 2006 for the song Bat Country.
Avenged Sevenfold (2007-present)
In 2007, they re-entered the studio to record their newest songs for studio albums to their 5. Beginning in August 2007, they went on tour Asia Pacific them, and had stopped in Indonesia and played a song their first time in public. Song called Almost Easy it received rave reviews from fans around the world. When Jogjakarta's punk band Dead Endang didaulat be opening.
2008 This year, they participate as headliners on the tour Taste of Chaos along with Bullet for My Valentine, ATREYU, Blessthefall and Idiot Pilot. When the tour, they recorded a DVD that contains 6 their new songs. Dated October 22, 2008, Avenged Sevenfold have performed for the second time in Indonesia is still with event The same organizer of Java Musikindo and then heavy metal band Gabriel didaulat opening band.
Discography
* Sounding the Seventh Trumpet (2001)
* Waking the Fallen (2003)
* City of Evil (2005)
* Avenged Sevenfold (2007)
* Live in the LBC & Diamonds in the Rough (2008)
Current members
* M. Shadows - vocals
* Synyster Gates - guitar melody, piano, vocals
* Zacky Vengeance - rhythm guitar, vocals
* Johnny Christ - bass, vocals
* The Rev - drums, percussion, vocals, piano

Typical
They tend to play aggressively on the nuances of vocals, guitar, and drums (bass remain static). With the touch of a dynamic, not hard or slow, they still use the extraordinary harmonization and composition of regularly. Call it the songs are a little melow, such as Seize The Day and Dear God, his guitar still in the drop Dm as well as metal-metal most. Then, in addition to typical composition and the drop, Syn include shades of sweep picking (arpeggios) in almost all the songs. Sweep picking beauty combined with the chromatic, slides, and other techniques can we hear in the song The Wicked End. Then other than that, do not forget also that brings a touch of acoustic-like atmosphere in Hawaii, can we hear in the song Sidewinder. But, one more characteristic that never escape from them, guitar menduetkan Syn and Zacky, wear double bass with a tempo that was several times beat him from usually.
Former Members
* Justin Sane - Bass
* Dameon Ash - Bass
* Matt Wendt - Bass
Like the saying "the higher the tree the greater the wind that will knock ". That could happen to this band, as in the natural Linkin Park as an example, lin-Limpbizkit or other lim, emang ada? ga have in mind ... they proved their songs and albums skyrocketed in around early 2000's, but after a while they almost no longer sold in the market, including Indonesia. Let's hope it does not happens to Avenged Sevenfold, but if God mengkendaki, any occurred.

According Gue
This band is the most phenomenal band in my life. Many influences given by Avenged Sevenfold in my nature to take over the changes. U know, before ndenger Afterlife song, my life is chaotic. No money I wear little make hanging out at the Disco. Drunkenness was inevitable. Nginep in Simpang Lima Semarang pingir was not a shameful thing again. Rob grafter was not something that must be avoided (for the insan journalists must know what the purpose of this sentence), and hit people innocent I seldom avoided.
Afterlife, life after life (the meaning of my book). When nemenin Topo ngeband Afterlife song, I'm less respect with this song. While I saw her music video that I could feel it the meaning of this song. Especially when I surf song Afterlife ... woi ... really ... Trus daleem ria pas karaoke especially at night via jetAudio, wuih ... Boys Dont Cry but I must cry ... Hua ...
Open Question
Is Avenged Sevenfold vocalist Islamic religion? He said the hell if M. Islamic religious shadow after song
Scorpion

Scorpion

Band hard rock veteran asal jerman, Scorpions akan mirilis album barunya "Sting In The Tail", di Amerika utara pada tanggal 23 Maret 2010 dengan label Universal Music Enterprises. CD originalnya direkam di suatu studio di Hannover, Jerman. Dengan produser asal Swiss Mikael Nord Andersson dan Martin Hansen.

List lagu yang ada di album "Sting In The Tail" sbb:
1. Raised On Rock (3:57)
2. Sting In The Tail (3:12)
3. Slave Me (2:44)
4. The Good Die Young (feat. Tarja Turunen) (5:14)
5. No Limit (3:24)
6. Rock Zone (3:17)
7. Lorelei (4:31)
8. Turn You On (4:25)
9. Let's Rock (3:21)
10. SLY (5:15)
11. Spirit Of Rock (3:43)
12. The Best Is Yet To Come (4:34)

Setelah peluncuran album ini dan akan mengadakan tour selama tiga tahun, dimana Scorpions akan mengelilingi lima benua, Scorpion akan sampai pada akhir karirnya. Mereka memberikan bocoran soal karirnya di situs resmi mereka.

Mengenai rencana masa depan Scorpions, salah satu anggotanya, sang gitaris Rudolf Schenker berkata Matthias Jabs memiliki toko alat musik di Munich, sementara sang drummer James Kottak memiliki band sendiri, Rudolf sendiri akan berkonsentrasi untuk meluncurkan bukunya "Rock You Live", buku itu akan diluncurkan di Amerika Serikat tandasnya.
no image

Drummer Baru Trivium

Band metal asal Florida Trivium telah mengumumkan Nick Augusto sebagai drummer baru mereka. Augusto Trivium diperkenalkan kepada para penggemar ketika dia mengisi drum lagu "Into The Mouth Of Hell We Tour". Dia sekarang sudah siap untuk menggantikan Travis Smith.

Vokalis / gitaris Matt Heafy berkomentar, "Kami sangat senang memiliki teman baik dan sesama orang Florida Nick Augusto Trivium bergabung dengan keluarga(band). Teknik drum Nick sangat beragam dan ia mampu membawa energi yang nyata kepada anggota band yang lain, dan kami tidak sabar menunggu lagi agar setiap orang untuk mendengarkan lagu baru kami bersama Nick 'Shattering the Skies Above'. Saya pikir itu adalah rekaman terbaik yang pernah dibuat oleh Trivium, itu sangat mentah dan penuh energi dan permainan drum Nick benar-benar membawa kami ke level yang baru".

Band ini juga akan kepala segera kembali menjalani tur, memulai tur Asia, Selandia Baru, Australia dan Inggris, yang dimulai 11 Februari di Jakarta, Indonesia dan berlangsung sampai 24 Maret di Inggris. Setelah tur berakhir, Trivium akan kembali ke studio untuk mengerjakan album berikutnya untuk Roadrunner Records.(kad/ugc)
Minggu, 14 Februari 2010
My Chemical Romance = Revenge (balas dendam)

My Chemical Romance = Revenge (balas dendam)

Alasan orang bikin band mungkin banyak alasannya. Ada yang pengen terkenal, cari duit dan gampang untuk cari cewek-cewek, Tapi gimana kalo band tersebut punya tujuan untuk balas dendam? Aneh kan! Itulah My Chemical Romance, inilah historinya :

My Chemical Romance, Nama band berasal New Jersey, Amrik sono yang beranggotakan Gerard Way (Vokal), Ray Toro (Melodi Gitar), Frank Lero(Rhytim Gitar), Mike Way (Bass), Bob Bryrar (Drum) mempunyai masa kenangan pahit dalam kehidupan sosialnya di sekolah dan diluar sekolah. Lima anak-anak ini udah merasain rasanya jadi anak terkucil, nggak ada ajakin ngobrol saban makan di kantin, temen-temennya cuek bebek saat lewat, atau malah jadi sasaran kakak yang iseng dan apalagi digilai cewek-cewek, sungguh pahit bagi mereka.

Coba dengarkan kisah dari gitaris pertama mereka Ray Toro, dia seperti dianggap tidak ada diselolah padahal sekelilingnya sadar bahwa ia pergi sekolah setiap hari dan ada disekitar mereka, pulangnya sekolah pun langsung balik dan waktu di rumah dimanfaatkan untuk maen gitar dan maen video game sampai besok. Beda lagi dengan Frank Lero, gitaris kedua mereka lebih mendingan dikit, dia punya tiga temen di sekolah tapi kerjaan hanya ngeganja dan mabuk-mabukan bareng mereka, dia bingung entah harus berbuat apa dan dengan keberadaaannya, nggak heran kalo dia sering diisengin ama kakak kelasnya

Gerard Way, sang Vokalis punya kisah lain, dia sebenarnya juga terisolasi di sekolah tapi karena maniak komik, hari-harinya setelah pulang sekolah pergi toko komik sebagai tempat pelarian, kalo ada temennya nongkrong buat Gerard, paling anak-anak metal di sekolah. Tapi, meski ikutan nongkrong, Gerard nggak seneng-seneng banget sebenernya. Dia Cuma tertarik sama musik dan mengeluarkan sisi kreatif dirinya. Di luar itu nih cowok adalah tipe penyendiri.

Kelima anak-anak tersisih tersebut berjuang untuk tetap bertahan di sekolah dengan kesadaran. Musik memang ajaib, mereka yang berasal dari sekolah berbeda itu, disatukan dalam sebuah band. Itu dimulai pada awal tahun 2000. Itulah saat Gerard Way dan Matt Pellisier (drummer awal MCR) ketemu.

Keduanya semangat bikin lagu. Karena sering bikin komposisi bareng, Gerard dan Matt jadi nafsu bikin band. Mereka ngajak Frank, Ray, dan Mike (adik Gerard) untuk ngeband. Setelah sibuk tampil sana-sini di seputaran New Jersey, Eyeball Records - Sebuah label indie mengajak mereka bikin album. Nggak lama I Brought You My Bullets, You Brought Me Your Love, dirilis. Album debut itu bikin nama mereka dilirik major label Reprise Record. Hasilnya, 13 lagu dalam album Three Cheers For Sweet Revenge keluar.

“Album ini seperti balas dendam buat kami,” ujar Gerard, “Balas dendam ini yang memacu kami untuk terus berkarya. Konflik, rasa bosan, macet ide, bisa kita lawan gara-gara nafsu pengen balas dendam ini. Awalnya kami versus New York, kemudian rasanya kayak ’perang’ lawan Amerika dan sekarang kami versus dunia.”
Kamis, 11 Februari 2010
Sejarah Of Green Day

Sejarah Of Green Day

Punk telah diatur dan menyeret begitu banyak, yang berusia dini. Band telah berevolusi dan bahkan mati sebagai strain progresif bermutasi dan tumbuh. Menjadi sebuah genre begitu bratty, kegelisahan naik, dan kacau sekitar, punk adalah sebuah fenomena daur ulang. Baju zirah yang menular menyembuhkan setelah memukuli kontinu. 1989 mungkin telah menawarkan kebangkitan, obat untuk mengurangi rasa sakit picik. Sebuah band menawarkan obat dengan dampak domestik yang lebih kuat daripada obat penghilang rasa sakit. Trio ini menawarkan rumus mereka sendiri, sebuah campuran bahan bakar sangat teriakan, berlapis-lapis dengan pandangan mereka sendiri.

1989 adalah tahun adalah tempat tertentu terdapat sebuah band di jalan menuju masa depan kebesaran dan tonggak. Gilman Street berbau punk, keringat dan janji. Sebuah titik sederhana untuk band-band untuk mengangkat dan memelihara bersama-sama. Untuk berbicara tentang mimpi mereka, analisis mereka Rock and Roll. Fans bertukar cerita-cerita tentang mereka kali di Gilman, band melompat dan mandi sendiri dalam gairah faithfulls mereka.
Anak-anak manis dibentuk di bawah cahaya lampu terang Gilman, sebuah band yang terdiri dari latch-key bratty remaja. Anak-anak yang menguasai seni bergulir doobies dan minum bir. Tapi musik adalah kecintaan mereka semua bersama, yang menyebabkan mereka bisa menceritakan masuk Gilman akan menjadi sarang mereka bisa menampilkan musik maksud, dengan berapi-api, ultra-lagu kegelisahan bahwa orang-orang akan berhubungan dengan. Tentu saja, Sweet Children selesai weren'ta artikel; mereka adalah band yang tumbuh dengan mudah tanpa tumbuh di luar tahun.

Penyanyi / penulis lagu Billie Joe Armstrong dilahirkan dalam sebuah keluarga pekerja sederhana, sebuah kehidupan rumah tangga dengan pengaturan nyaman, ibunya mendapat hidup ke sekeliling Roy's Hickory Pit, dan Bapa-Nya bekerja sebagai driver untuk merek terkenal 'Safeway'. Jadi hidup ini cukup sederhana pada usia dini untuk bintang rock yang penuh inspirasi. Billie menjadi musik pada waktu tender, melepaskan rekaman pertama di bawah catatan fiat ketika dia hanya lima. Nada vokal mudanya adalah peringatan halus dari potensinya, tapi punk tampaknya jauh usaha pada usia itu. Vokal manis dan nostalgia, Billie menjadi bintang proporsi epik, itu hanya dimulai. Billie tidak cocok dengan bintang anak menegak, punk akan tersesat menjauh dari media pengawasan, itu adalah sebuah genre dia akan upgrade dan berinovasi dalam tahun-tahun mendatang.

Gitaris Mike Pritchard bass dan drummer Al Kiffmeyer (Al Sobrante) akan membantu Armstrong pada Punk / Rock serangan. Mike atribut sebagai maestro gitar menawarkan kepadatan band, beragam percikan s dari suara kementahan dan tindakan yang diperlukan untuk kemajuan. Al sobrante menyumbangkan bakat dan daya tarik pada skala mendambakan spesies betina, ia adalah seorang drumer pada sebuah misi untuk bercinta, seperti begitu pula sisa trio. Anak-anak manis terbentuk, dan Gilman Street membuka telapak tangan kepada mereka. Anak-anak manis kemudian menjadi Green Day, sebuah nama band yang terinspirasi oleh hubungan dengan gulma. Sebuah substansi begitu bermakna bagi mereka, itu patut dimasukkan. Hubungan obat mungkin telah mengilhami band kemudian permata.

Tapi zaman berubah, pikiran dan anggota band alternatif memisahkan diri dari tuduhan, dan al Sobrante berbuat seperti itu. Drummer berkelana ke pendidikan tinggi ketika Green Day masih mentah dan pengembangan di bawah, tetapi akan selalu diadakan di penghargaan tinggi sebagai drummer yang menyaksikan dimulai dari sesuatu yang spesial. Perbuatan menyewa seorang drumer dengan infus yang menyenangkan aura yang mereka butuhkan, humor pergi jauh di Punk Musik. Frank Edwin Wright 11 Aka (Tre Cool) mengisi kekosongan yang hilang, drum menakjubkan pembangkit tenaga listrik yang didukung faktor kualitas band-band, Green Day adalah sepenuhnya matang dan siap untuk bangkit melawan dunia.

Pada tahun 1989, Green Day menjadi sebuah kekuatan. Sebuah perjanjian dihormati di Gilman dan dalam asap Berkeley. Menjilati kerumunan yang kementahan; menghirup kearifan mereka sedang disajikan. Gilman adalah kapas mantel untuk Green Day, sebuah panggung yang memberi penghormatan kepada mereka. Bercabang keluar dari Gilman berada di kartu, sebagai band ini merilis EP pertama mereka, 1039 Smooth pada tahun 1989 di bawah catatan Lookout. Lookout records adalah label independen yang didirikan oleh Pemusik Lawrence Livermore yang melihat band dalam kemuliaan dan kemudian ditangkap tanda tangan mereka.

1039 halus kemudian berubah menjadi penuh diklasifikasikan daftar lagu. 1039 merapikan Slappy Hours adalah karakteristik perjalanan untuk pakaian, suatu arah yang diperlukan. Seorang sederhana tentang kehidupan remaja, sebuah plot dipicu oleh kecemasan, seksual dan pinggiran neglection keterasingan. Itu adalah sudut pandang band itu pada kehidupan rumah mereka, sebuah sudut pandang mereka dan ribuan remaja lain mencoba alamat. Musik adalah satu-satunya penekan, senang mereka bisa tekan tombol tanpa diabaikan. Green Day tamasya pertama sukses. 1039 adalah sebuah lempengan instan punk, cukup terkoordinasi dan kurang ajar, tapi punk / rock ini tidak seharusnya menjadi bersih dan rapi. Lookout menemukan sebuah permata tersembunyi, dan yang mulai bersinar terang.

Merapikan terdengar matang, lyrically suara dan penuh semangat. Dari langkah pertama 'Pada Perpustakaan' ke kemarahan dan disapprovement "Tentu Mengapa Apakah Anda Ingin Dia 'Billie Joe's vokal yang mentah, rewel, dan radikal, dengan nada yang benar Punk. Dari titik awal dinyalakan Green Day Rock, menyatakan revolusi baru dan musik bratty bermekaran dan sekali lagi menjadi hidup. Dengan musik sehingga kegelisahan berkuda itu menjadi norma. Menampilkan mereka sendiri, formula Punk mereka sendiri, dan trio musik melayani keadilan.

Green Day memberanikan diri lagi ke studio rekaman pada tahun 1991., Untuk mengembangkan lookout kedua mereka rilis. Kerplunk berada di radar, sebuah album berbaring pada baris yang sama seperti merapikan. Lagi album ditinjau remaja mereka tumbuh rasa sakit, dengan lagu-lagu berlebihan dengan kegelisahan muda. Kerplunk bersol ribuan salinan membuat mencari kekayaan utama juga membangun reputasi label. 'Christie Road,' Selamat Datang di Surga 'itu semua ditempatkan di antara Kerplunk's perlengkapan. Penulis lagu lagu yang menunjukkan menekankan dari kesadaran diri sendiri.

Green Day akhirnya outgrew Gilman, mereka miliki dan tak tertandingi memimpin dalam Punk / Rock oleh awal 90-an. Tempat yang menampung band perang salib mereka dengan cepat menjadi keluar dari nikmat. Band memainkan show terakhir mereka di depan orang banyak yang ada di sana dari awal, menyaksikan band memelihara dan berkembang menjadi perlengkapan sejati. 1993 mendompak kepalanya dengan cepat; dan Green Day berakhir tinggal mereka dengan Lookout Records untuk menjelajah ke liga Mayor status. Lookout adalah sektor pemeliharaan yang besar bagi trio yang ditakdirkan untuk mencapai skala yang direkrut Lookout lain hanya bisa bermimpi. Pada tahun 1993 Green Day menandatangani kesepakatan dengan Reprise mewah. A Record label membangun oleh Warner Bros, perusahaan yang pemimpin sejati dalam film. Green Day akan setuju untuk melakukan tugas merilis 5 studio album di bawah mayor label. Dan band tidak membuang-buang waktu untuk berkontribusi.

Green Day genre lekat seperti lintah darah berkeliaran. Berkeley Trio's inovasi di bawah lampu-lampu pecah punk rock yang menonjol dalam mengapa tahun 90-an adalah dekade yang sehat seperti itu, dengan musik sehingga kecemasan berkuda itu menjadi norma. Menampilkan mereka sendiri, mereka sendiri rumus Punk, dan trio Berkeley dilayani keadilan saat 94 tiba. Menetapkan band punk / Rock sekering menyala dengan sebuah array cepat, di wajah Anda permata. Dookie akan mendarat pada tahun 1994, mengambil tindakan untuk jauh sudut di Rock. Peningkatan reputasi mereka menjadi kesayangan berikutnya dari Punk.

Dookie masih harboured emosi yang sama dan niat sebagai catatan sebelumnya. Itu hanya lebih homogen, dengan lebih jelas dan masukan profesional. Belum lagi melihat pratinjau konten album analisis tindakan kekacauan seksual. Menampilkan suatu pandangan mendalam pada kehidupan membosankan, keinginan untuk bercinta serta pengaruh rumput liar, apakah Anda mengira kurang? Dookie adalah sebuah lompatan mengagumkan dalam hal kedewasaan dan kekayaan. Lagu-lagu punk 2.minute lashings dalam segala kemuliaan. Sejak awal sampai pada kesimpulan, fans yang sisa-kagum dan musik junkiified.

Dookie's menentukan penyertaan band diangkat untuk masa depan yang lebih luas. Jejak yang berkualitas tinggi, dengan lapisan vokal sutra. Dari infus drum intro dari 'Burnout' ke menenangkan, menyejukkan setelah 'FOD' tentu saja masih terbang ke belter suka berbicara dgn keras. 'Selamat Datang di surga' diberi kemilau baru seperti yang baik harus disimpan. 'Basket Case' akan menjadi hit instan, sebuah analisis flamboyan kegilaan. Secara keseluruhan, Dookie merupakan suatu tonggak penting, dan hanya Green Day's full album ketiga, yang menunjukkan kelas. Dookie ini dipahami sebagai album hebat berikutnya setelah karya Nirvana sudahlah. Butuh band ke tempat-tempat yang memadai, membuat tindakan 10 juta penjual. Dookie kemudian akan dipuji emas, dan harus diakui oleh seniman dan kritikus.

1995 akan menjadi tahun insomnia berbau malapetaka. Green Day mengambil mantra keluar dari kereta cepat naik punk, dengan menjadi keluarga laki-laki. Billie Joe diberikan ayah-kapal, jadi bintang rock tuduhan itu mengenakan back-burner. Band ini membutuhkan catatan untuk mencocokkan atau bahkan menyalip Dookie's groundbreaking sikap sebagai lift ke true punk / rock terkenal, dan sebuah album yang dipengaruhi oleh malam tanpa tidur akan menjadi penantang. Dengan nada gelap, insomnia dirilis pada akhir 95. Sebuah sombong dorongan untuk mendapatkan perhatikan lagi dimasukkan dalam pengampunan; insomnia mungkin sudah tidak bisa dampener sebagai tujuan cukup cukup tinggi. Bukan sebagai dasar atau berkilauan sebagai Dookie, tapi Pemusik's matang.

Dookie berbicara tentang remaja tumbuh sakit, masturbasi, menyiangi, dan membosankan pinggiran kota. Insomnia berbicara tentang nilai-nilai keluarga, saat band memasuki tempat-tempat baru. Semua insomnia wasn'ta konsisten meskipun inspirasi sebagai karya yang disemen Green Day, album itu yang adil dari permata. Membuka dengan slickness, 'Armatage Shanks' mulai daftar lagu yang sehat. Billie Joe menulis tentang sebuah pola pikir dilanda ketakutan dan mengabaikan diri. Penyanyi memasuki dunia yang lebih gelap, jatuh tempo berat ketika berteriak keluar insomnia konten mendalam. Yang mudah diingat 'Stuck dengan saya' memiliki pengaruh Dookie, tidak menempel nada insomnia mendalam. 'Geek Stink Breath' aneh intro mengendap menjadi belter bahwa tempat tidur ke dalam pikiran, penderita insomnia memiliki bakat untuk mencapai hal-hal seperti itu. Sebuah lagu membahas konsekuensi dari Crystal Meth, suatu zat yang ditunggangi Amerika narkoba di bawah. Pertumbuhan insomnia melewatkan beberapa inci. Sebagai tindak lanjut album pergi, itu setengah-diukur, dan setengah-inspirasi sebagai Dookie. Tapi masih cukup dikemas klasik untuk menjaga keinginan penggemar slice lain.

Insomnia menjual di mana berat yang lebih rendah dari Dookie's. Band ini hanya bergeser 5 juta eksemplar, masih margin yang besar dan kuat, tetapi mengecewakan mengingat prestasi sebelumnya. Jika itu hanya poster dasar anak band yang diterima penjualan yang besar, maka Dunia akan duduk dan memperhatikan, tapi Green Day adalah band khusus, dan band-band khusus harus atas statistik dan belajar dari pengamatan media. Penggemar berpendapat dan berbagi pemikiran mereka Insomniac; beberapa bahkan menyatakan bahwa kalah Dookie, beberapa memanggil pelaksanaannya, itulah cara tegas Musik pengikut dapat. Green Day kemudian mengambil istirahat dari perombakan Music's kubu sebagai dua tahun berlalu tanpa suara.
Pada tahun 1997, Green Day membenamkan keluar dari hibernasi dengan cicilan 4 Nimrod. Sebuah album pelanggaran berlapis kegelapan, dan ganas pelan dari Insomniac. Green Day sedang memasuki zaman modern, musik miring ke arah pop / punk. Musik sedang berubah, bolak-balik di depan hidung band yang menendang-mulai revolusi ketika musik benar-benar penting.

Nimrod adalah kontras penghalang, bebas-mengalir dengan pusat pusat klasik. Sangat melodis, Green Day menunjukkan pendekatan yang lebih lembut punk. Berjuang off diproduksi band yang mencoba menyalip dan mencuri mahkota Trio Berkeley, Green Day berjuang dan menang dengan tidak ada darah tertumpah. Nimrod keanggunan adalah faktor kedewasaan dari band. Mereka tidak remaja tersisih lagi; mereka sudah dewasa, sebuah band menjadi tua dengan anggun. Nimrod adalah rahmat, dalam suara dan motif. Dookie tidak memiliki pengaruh dalam Nimrod's bertanggung jawab untuk kemuliaan. Sejak awal melodi menjadi jelas; yang rewel, suara berserakan diganti dengan yang lebih didefinisikan, bersahaja merasa. Bukan untuk mengatakan bahwa Nimrod adalah pengecut atau yang menyiram ke bawah menyebabkan anti-punk, punk itu, hanya dengan wajah yang lebih cantik.

Suara murni yang memulai Green Day, "Nice Guys Finish Last 'guling maksud album Green Day penjaga tidak membiarkan mereka turun, Nimrod masih memiliki cukup gemuk lagu untuk mengiringi melodi semangat. Vokal Billie Joe pekerjaan tepat; suaranya tampaknya sebagai album meningkatkan kemajuan. Sebuah faktor penting dalam 'Partly' yang menyegarkan masukan pada catatan. Armstrong mengungkapkan cinta-memukul liris tidak bersalah dalam array. Green Day bisa bicara tentang cinta-badan tanpa merusak nilai-nilai musik. 'Hitchin a Ride' terdengar freakishly tangguh, menggunakan kecapi untuk membuka acara. Salah satu band menggembirakan potongan, dengan hati-hati untuk membangun sebuah kesimpulan menjerit. Nimrod gain lebih jelas sebagai melodi beruang semua. 'Baguslah (Time of Life)' sentimentalitas dan inspiratif memberikan dorongan. Lirik tulus Armstrong galak menarik di hati sanubari, memurnikan telinga pendengar yang merasakan kerentanan. Sebuah balada dengan sifat akustik yang luar biasa, suara benar-benar bermata cerah dan kebijaksanaan berbahan bakar, dapat Green Day's terbaik?

Nimrod tampak sederhana dalam penjualan, namun cemerlang menawan. Melayani tujuan untuk band dan punk secara keseluruhan, Green Day matang tanpa memotong leher rute mereka. Tapi Untuk semua karya Green Day, Dookie hantu yang tidak dapat menghilang. Masa itu lama pergi saat band tumbuh dewasa, menjadi lebih aman. 90 Kesimpulan itu cepat mendekat; milenium itu di cakrawala. Masturbasi, menyiangi, kecemasan remaja semua menerkam atas, ditujukan oleh suatu tindakan trailing terhadap pengintai segar.

Tahun 2000 menjulang kepalanya. Dunia sudah siap untuk zaman modern berlangsung. Musik mulai morph, tumbuh kulit yang berlebihan di mana band-band generik bisa berlindung. Band-band seperti Sum 41, Sugercult, Yellowcard, mengambil tali kekang sebagai emo rock memasuki ras. Sebuah generik bunch dari tindakan yang muncul sebagai Green Day menganalisis situasi mereka sebagai sebuah band dan sebagai satu unit. Apakah layak? Bagi mereka untuk mencoba patroli musik sekali lagi, atau apakah itu aman bagi mereka untuk mengambil kursi belakang. Tentu saja mereka pecah, tentu saja mereka melompat pada kereta musik sekali lagi, dan musik bergantung pada keterlibatan mereka. Aset utama Berkeley maju dengan 'Peringatan'. A collection of brutal underlays pernyataan dengan konflik politik. Green Day ditolak presiden Amerika janji, dan Peringatan akan menjadi awal untuk sebuah permusuhan yang akan berlangsung di luar.

Peringatan yang berbeda mengambil Punk, suatu keajaiban bagi Green Day untuk memanfaatkan keanekaragaman mereka. Ditulis dengan titik untuk membuktikan bahwa mereka cukup layak di tahap kedua. Itu jauh dari Green Day Dookie yang bisa, bukan hal yang buruk. Tapi masih tidak sesuai dengan semata flawlessness dari 94s terobosan besar. Yeah itu memiliki koleksi kecil memperlakukan seperti judul lagu 'Peringatan' dan ganas, penonton bernada tinggi 'Minority' sebuah lagu dengan tepi politik. Juga rasa kehalusan dalam 'Macy Day Parade'. Tapi tetap tidak ada karya. Green Day meninggalkan tanda pada milenium. Mungkin tidak banyak dampak yang diharapkan setia mereka, tetapi tidak pernah kekurangan Peringatan karakter, niat, atau kualitas, itu hanya tidak cocok dengan upaya masa lalu. Namun band ini akan melakukan strategi baru; mereka bab berikutnya akan memiliki alur cerita yang akan memikat kritikus yang paling keras. Green Day merilis koleksi greatest hits pada tahun 2001. Sebuah bundel skor terhormat mereka bernama "International Superhits 'Persepsi tumbuh sebagai band ditekan di bawah mikroskop. Penggemar dan kritikus menjadi satu; mereka bertempur dari Green Day sebagai sebuah band yang sudah siap untuk memberikan musik mereka mahkota. Dan betapa salahnya mereka.

Mantra panjang menjadi Green Day's forte; mereka terkenal untuk menjauh dari sorotan. Pada 2004, Amerika adalah perang robek. Sebuah negara tenggelam dalam kabut gelap kiri dari tragedi dan gejolak. Presiden urusan itu menjadi menggelikan, sebuah lelucon di luar bencana. Musik itu dibarikade oleh MTV wannabes yang peduli lebih banyak untuk melihat dari kontribusi musik; itu adalah waktu untuk merusak semesta alam bangsa paling kuat. Sebuah band membangun protes mereka sendiri, dengan hati-hati dirangkai fenomena musik, menampilkan sebuah cerita, seorang pemberontak, dan keseluruhan beban dampak.

Green Day merilis 'American Idiot' pada bulan September 2004. Sebuah karya dihiasi dengan permata yang bersinar cerah dan 9 menit ditambah sensasi. Tindakan ingin sudut pandang mereka di negara mereka ditangani, dan Musik adalah vital kick-start. American Idiot terlebih dulu alienasi dan membosankan pinggiran kota, Amerika menganalisanya kurangnya kebijakan. Juga bercerita tentang St Jimmy, yang ditolak, sedih pemberontak berkeliaran di pinggiran jalan besar berantakan. American Idiot adalah ahli dalam isi dan makna, Green Day benar-benar menghantam sebuah akord. American Idiot adalah album konsep, sebuah opera rock Amerika survey untuk semua kesalahannya. Its plot dan cerita yang memikat dan menarik, dampaknya adalah ajaib. Billie Joe Lyrically menulis dari dalam batin suci, pikirannya benar-benar berjalan kerusuhan di American Idiot. Fitur album lagu yang gelap, misterius dan sangat sentimental. Dari awal ke akhir, catatan ini tanpa cela.

American Idiot mulai galak dengan diri-lagu berjudul 'American Idiot' yang nyata sikap fuckoff muncul ketika lagu flavoursome berkembang menjadi sebuah paduan suara. Band menambahkan bau mereka sendiri gelombang politik. American's Idiots cerita menjadi lebih mendalam dengan 9 menit naik kereta api. "Yesus dari Suburbia 'menggambarkan kehidupan seorang pemberontak terjebak dalam liang, menjalani kehidupan yang berat disfungsi dan enggan diri. Dia berjalan-jalan di pinggiran kota saja, dilucuti dari setiap aspek realitas. Tubuh patah-patah nyaris tidak tergantung dia bersama-sama, dia menggigil dalam ketidakpuasan, dan dia tidak memiliki rumah. JOS musik properti inventif dan sangat dituntut, Green Day tentu cabang mereka akord 3 zona nyaman. Green Day adalah tepat untuk setiap catatan, Mike Dirnt's Guitar inklusi suara murni, lagu menjadi obsesi.

Berikutnya datang 'Holiday' yang paling mengartikulasikan analisis politik Amerika kehancuran, Armstrong berbicara tentang ketidakpuasan dari kubu presiden, atau kurang dari itu. Musik bersemangat dan lyrically rapi 'Holiday' memenuhi harapan. 'Apakah Kita yang Menunggu' mellows euforia bahwa 'Holiday' dispossessed. St Jimmy tampaknya jejak jalan dalam keheningan hidupnya terbakar di depan matanya, ia tidak memiliki kemauan untuk bangun dari mimpi buruk sendiri. Green Day indah menggambarkan bagaimana keterasingan dapat mencekik diri seseorang motivasi. Karakter utama memiliki lagu sendiri yang didedikasikan untuk dirinya. St Jimmy ledakan melalui sooths lembut dari 'Apakah Kita yang Menunggu' dan menerangi catatan seperti itu terbakar. Boulevard of Broken Dreams adalah kenangan lain pokok. Kekuasaan klasik balada, dengan nada vokal yang tertata indah. St Jimmy masih berjalan sendirian, sesat ke dalam penderitaan yang begitu mendalam ia tidak dapat melepaskan diri. Ditandai kemarahan-Nya berjalan tidak menyadari; cerita ini menjadi menarik bagi massa.

American Idiot mendorong sebuah band mengandalkan aset berharga ke depan melampaui harapan. Mendapatkan pengikut baru, menjadi pemukul Dunia; itu membuat mereka yang terbesar dan paling sukses band punk dari sepanjang masa. Semua itu dari trio yang berbicara tentang kecemasan remaja, perampasan seksual, gulma dan kebosanan. American Idiot Green Day dipulihkan's menonjol, itu membuat mereka berharga lagi. Maju mereka untuk lebih jelas ketinggian, bahkan outsold yang ahli Dookie. Dari Gilman, untuk Arena's, untuk Stadion Rock, mereka telah membuatnya tampak begitu sialan usaha.
Senin, 01 Februari 2010
Eminem Biography

Eminem Biography

Eminem dilahirkan sebagai Marshall Bruce Mathers III pada 17 Oktober 1972 di St. Joseph Mo. Dia memiliki orang tua bernama Deborah “Debbie”
Mathers-Briggs dan Marshall Mathers Jr, meski ayahnya ini mengabaikan
keluarganya ketika Eminem masih bayi.


Sebagai seorang anak, keluarga ini berpindah-pindah secara berkala, seringkali membuat Eminem merasa seperti orang terbuang dan menjadi subyek aniaya.

Satu insiden dengan teman sekolahnya D’Angelo Bailey
membuat Eminem masuk rumah sakit. Belakangan dia membuat lagu tentang kejadian itu dimana dia menggelembungkan peristiwa itu dalam sebuah lagu berjudul ”Brain Damage”. Bailey menuduh Eminem mencemarkan nama baiknya, namun tuduhan itu diabaikan pengadilan.

Marshall kemudian mulai tampil saat berusia 14, dan segera menciptakan rap bernama M&M, yang belakangan dia ganti namanya menjadi Eminem.
Meski dia menghadapi tantangan maha besar di dunia hip hop Detroit
karena warna kulitnya, dia memutuskan bahwa jalan terbaik
mengumpulkan penerimaan adalah membuktikan kemampuannya dengan
menghadapi rapper lainnya di klub. Itu butuh waktu lama, namun pada
akhirnya menjadi atraksi populer pada klub dimana ia tampil.

Alasan ekonomi seringkali menyebabkan Eminem dan ibunya berpindah-pindah, jadi mereka seringkali harus menumpang pada rumah singgah atau menumpang pada kerabat yang peduli pada mereka. Ibu Eminem, Debbie juga mengkonsumsi Valium dan Vicodin saat-saat ini (secara legal),
meski Eminem telah menyatakan selama bertahun-tahun bahwa ibunya
telah kecanduan obat untuk waktu yang lama.

Debbie juga mengajukan gugatan menjadi korban penistaan terhadap Eminem pada tahun 1999, dan meminta anaknya membayar 10 juta dollar. Pada akhirnya kasus ini ditetapkan dimana Debbie menerima 25.000 dollar dimana 23.000 dollarnya malah dipakai membayar pengacaranya, seperti apa yang diperintahkan pengadilan. Seorang pengacaranya menolak permohonan Debbie untuk mempertimbangkan penetapan.

Marshall menghadiri Lincoln High School di Warren, Michigan, dimana setelah gagal naik kelas tiga kali di kelas sembilan, dia di-DO dari sekolah
pada usia 17 tahun.

Bagaimanapun, dia memegang teguh beberapa hubungan dengan orang di sekolah itu, termasuk teman-temannya, belakangan adalah rapper Proof, dan juga seseorang yang kemudian menjadi istrinya, Kimberly Ann “Kim” Scoot.

Ketika Kim hamil, Marshall terdorong semangatnya. Anak mereka, Hailie Jade Scott lahir pada 25 Desember 1995. Hailie menjadi rengkuhan kehidupan Marshall dalam kehidupannya dan musiknya, dan Marshall bekerja keras untuk memberi anaknya segala hal yang ia tidak terima selama ia menjadi seorang anak.

Kejadian bunuh diri pamannya membuat Eminem atau Marshall menjauh sementara waktu dari musik, namun dia segera kembali pada permintaan agar dirinya terlibat dalam berbagai kelompok.

Dia pertama kali bergabung dengan kelompok “New Jacks” dan kemudian pada kelompok “Soul Intent” yang akhirnya merilis album singelnya pada tahun 1995. Side B dari singelnya dikerjakan oleh Proof, yang belakangan memulai kelompok D-12 dengan Marshall. Segera setelah itu, Eminem mengambil istirahat dari musik untuk lebih memperhatikan putrinya.

Pada tahun 1996, Eminem merilis album perdana independennya, ”Infinite”. bagaimanapun usaha album pertamanya ini gagal membukukan keuntungan, dan Kim bahkan mengakhiri hubungan mereka dan melarang Marshall atau Eminem untuk melihat anaknya.

Eminem kemudian berusaha bunuh diri dengan memakai Tylenol dengan over dosis. Usaha ini gagal dan Eminem melanjutkan karir musik dan bekerja keras untuk rujuk dengan Kim. Keduanya akhirnya menikah pada 14 Juni 1999.

Pada tahun 1997, Marshall merilis “The Slim Shady LP Demo.” Artis rap dan produser Dr. Dre mendengar kopi demo Marshall dan setuju untuk menandatangani rekaman setelah Marshall datang untuk kedua kali pada pertarungan reestyle rap dengan MC Juice.

Pada tahun 1999, Marshall merilis “The Slim Shady LP” pada Interscope dan mendapatkan tiga platinum. Ini menjadi permulaan kontroversi dari lirik Marshall yang seringkali berisi pesan kekerasan.

Pada Mei 2000, Marshall merilis “The Marshall Mathers LP” dan terjual enam juta kopi. Beberapa single album menjadi hits, yaitu “The Real Slim Shady,” “Stan” dan “The Way I Am.”

Marshall dan Kim berlanjut dengan masalah keluarga, dan seperti yang tersirat dalam lagu-lagu Marshall, seperti dalam deskripsi grafisnya tentang membunuh Kim dalam lagu “97 Bonnie and Clyde” dan juga “Kim”. Lalu pada tahun 2000, Marshall melihat Kim mencium John Guerrera diluar Hot Rock café di Warren, dan marshall mengancam Guerrera dengan pistol 9mm tanpa peluru dan mengancam dengan mengokang pistol padanya.

Sehari sebelumnya, Marshall berkejar-kejaran dengan Douglas Dail, rekan kerja kelompok “Insane Clown Posse” yang menjadi rival dari Marshall. Marshall juga terlihat memegang sepucuk pistol dan diarahkan ke tanah selama insiden.

Eminem ditangkap dan dituduh dengan tuntutan bersikap buruk dan
mempertunjukkan senjata api di tempat umum, mengadakan penyerangan dan dua tuntutan penyembunyian dan pemilikan senjata dan dua insiden secara terpisah.

Kasus Guerrera berakhir dengan pengajuan tawar menawar dimana Eminem dinyatakan bersalah untuk pemilikan senjata, sebagai gantinya tuntutan penyerangan dibatalkan. Dia menerima dua tahun masa percobaan dan diperintahkan untuk membayar 100.000 dollar sebagai ganti kerusakan atas kasus itu.

Sedangkan dalam kasus Dail, Eminem dinyatakan bersalah tanpa terbantahkan atas tuduhan pemilikan senjata api dan mengancam dengan senjata api. Untuk kasus ini Eminem menerima satu tahun masa percobaan dan dijalankan bersamaan dengan tuntutan pertama.

Sementara itu, Eminem dan Kim terus hidup terpisah. Pada Juli 2000, Kim berusaha bunuh diri dengan memotong nadi tangannya di rumah pasangan ini di Michigan. Eminem lalu membuat berkas perceraian beberapa bulan kemudian, yang menyebabkan Kim juga membuat gugatan untuk mencoba membatalkan gugatan Eminem untuk menguasai perwalian Hailie sambil mencari jutaan dollar dalam bentuk kerusakan mental akibat fitnah.

Mereka segera menetapkan keputusan hukum dan memutuskan adanya kerjasama pemeliharaan haillie dimana Kim mendapat hak perwalian secara fisik dan Eminem diijinkan melakukan “hak kunjungan secara bebas”.

Di akhir tahun, mereka rujuk kembali dan mengabaikan klaim perceraian. Ini bukan akhirnya, bagaimanapun Kim akhirnya membuat berkas perceraian pada tahun 2001. Hal itu difinalisasi pada Oktober dan mereka mendapat jaminan perwalian bersama terhadap Hailie dimana Eminem diperlukan untuk membiayai support bagi anaknya.

Sejak saat itu, hubungan mereka kembali hidup, mati lagi, dan mereka
kembali menikah dan kemudian menyatakan perceraian kembali pada tahun 2006. Saat ini Kim mencari perwalian bersama dan mencari pembayaran dukungan biaya bagi anaknya dari Eminem.

Eminem telah berulangkali menjadi figur kontroversi, dengan banyak kritik
menyangkut lirik penuh serangan yang dianggap orang-orang dekat
sekali dengan kekerasan dan anti homoseksual. Eminem selalu
memelihara agar liriknya tidak ditanggap secara serius, oleh karena
itu dia tidak punya masalah dengan wanita atau seorang homoseksual.

Ketika “The Marshall Mathers LP” dinominasi untuk Grammy,
kelompok hak asasi kaum gay GLAAD, segera mengadakan boikot terhadap Grammy. Eminem berespon dengan menyanyikan lagu duet dengan penyanyi gay yang berpikiran terbuka, Elton John, yang diakhiri dengan suatu pelukan.

Pada tahun 2001, Eminem kembali bekerja sama dengan “D-12” dan merilis album dengan mereka. Mereka turun ke jalanan di musim panas dan atas kedatangannya kembali, Eminem membuat film berjudul “8 Mile” yang berdasarkan pada pengalaman hidupnya sendiri. Kritik pedas dan tentang penampilannya, dan perhatian media yang negatif perlahan-lahan mati dengan sendirinya.

Kemudian pada tahun 2002, Singel Eminem “Without Me” menempati posisi hits. Hits ini menampar artis Mobu dan Limp Bizkit, dan pada acara
MTV Video Music Award, Eminem secara verbal menyerang Moby dari
panggung. Album “Eminem Show” menjadi hits yang mendobrak balntika musim. Setelah album ini diikuti album berikutnya ”Encore
pada tahun 2004.

Singel lagu pertama dari album “Encore” yaitu ”Just Lose It mengundang kontroversi ketika videonya tampil Eminem membawakan parody tentang Micheal Jackson. Banyak kawan Michael Jackson menentang tayangan videonya, bahkan BET mengumumkan akan menghentikan penayangannya meski MTV melanjutkan terus penayangannya.

Eminem juga menandatangani kesepakatan dengan Sirius Radio pada tahun 2004 untuk memproduksi stasiun radio rap yang diberi nama “Shade 45”. Dia juga punya perusahaan pakaian yang disebut Shady LTD. Eminem juga menjadi produser musik. Dia menjadi eksekutif produser bagi rekaman D-12, dan juga memproduksi sejumlah trek untuk artis lainnya selain dirinya sendiri.

Berkurangnya penggunaan narkoba oleh Eminem juga merupakan dampak dengan semakin besarnya tanggung jawab Eminem pada anaknya, Hailie. Eminem juga seringkali mengasuh anak perempuan kedua Kim, yaitu Dawn seperti halnya si bungsu Nathan.

Sejak tahun 2005, berbagai rumor telah mengemuka yang mengisyaratkan bahwa Eminem sedang mencari cara untuk pensiun, padahal Eminem telah mengatakan bahwa dia tidak memiliki rencana seperti itu.
Copyright © 2012 Orlando Lab All Right Reserved
Designed by CBTblogger